Jakarta: Keamanan siber berkembang pesat, begitu pula kebutuhan akan perspektif yang beragam. Pada tahun 2031, perempuan diperkirakan akan memegang 35% pekerjaan keamanan siber secara global – peningkatan yang menggembirakan dari hanya 10% pada tahun 2013.
Namun, kemajuan bukan hanya tentang angka. Ini tentang dampak yang dapat dibuat perempuan dalam memperkuat strategi keamanan, meningkatkan pemecahan masalah, dan mendorong inovasi dalam industri yang berkembang dengan kemampuan beradaptasi dan pemikiran segar.
Sumber : Perkuat Industri Keamanan Siber dengan Beragam Bakat
