Penundaan tersebut diperpanjang hingga 24 September 2024 untuk memberikan lebih banyak waktu kepada manajer misi untuk menyelesaikan rencana pengembalian Uji Penerbangan Kru Boeing (CFT), yang masih dilakukan di Stasiun Luar Angkasa Internasional. Berdasarkan keterangan resmi NASA di Florida, Amerika Serikat (AS), seperti dilansir Space.com, pada Kamis 8 Agustus 2024, uji terbang awak misi tersebut merupakan misi astronot pertama dari kapsul Starliner milik Boeing.
Pertama kali diluncurkan pada 5 Juni 2024, misi tersebut akan membawa Suni Williams dan Butch Wilmore dari NASA ke Stasiun Luar Angkasa Internasional untuk menginap selama seminggu. Namun, Starliner mengalami beberapa masalah dalam perjalanannya, termasuk kegagalan 5 dari 28 pendorongnya. Sejak itu tim CFT menyelidiki masalah tersebut, mencoba menentukan apakah Starliner mampu mengembalikan William dan Willmore dengan selamat ke Bumi.
Pekerjaan ini sedang berlangsung dan NASA serta Boeing masih mengevaluasi kesiapan pesawat luar angkasa ini. Belum ada keputusan yang diambil terkait kembalinya Starliner.
Misi Crew-8 SpaceX saat ini sedang bersiap untuk kembali ke Bumi setelah tiba di Stasiun Luar Angkasa Internasional pada awal Maret 2024, membawa astronot empat penerbangan selama enam bulan tinggal. Sedangkan astronot Space-9 yang akan dikirim pada misi mendatang adalah Komandan Zena Cardman, Pilot Nick Haig, Spesialis Misi Stephanie Wilson, dan Alexander Gorbunov.
Cardman, Hague dan Wilson adalah astronot NASA, sedangkan Gorbunov mewakili badan antariksa Rusia Roscosmos. Dengan penundaan ini, NASA dan SpaceX akan memastikan seluruh persyaratan dan keselamatan misi terpenuhi. Meski peluncurannya harus ditunda, keselamatan dan keberhasilan misi adalah prioritasnya.
