info@ruangdatanusantara.com
CYBER 1 3A FLOOR JL. KUNINGAN BARAT RAYA NO.9B KUNINGAN BARAT JAKARTA SELATAN
1

TOWER PROVIDER & TELECOMMUNICATION INFRASTRUCTURE

Kunci Akses Data PDNS Telah Tersedia Disertai Ancaman Terbaru Geng Hacker untuk Kominfo
Home » Ecology  »  Kunci Akses Data PDNS Telah Tersedia Disertai Ancaman Terbaru Geng Hacker untuk Kominfo
Kunci Akses Data PDNS Telah Tersedia Disertai Ancaman Terbaru Geng Hacker untuk Kominfo

TEMPO.CO , Jakarta - Tim ransomware Brain Cipher menepati janjinya untuk memberikan kunci dekripsi Pusat Data Nasional (PDNS) kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika pada Rabu, 3 Juli 2024. Kelompok peretas tersebut diyakini terkonfirmasi. Di Eropa Timur, mereka juga merilis pengumuman di tempat yang sama sehari setelah mereka mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia atas dampak serangan ransomware PDNS.
Kunci dekripsi diposting melalui situs web di web gelap. Pengumuman tersebut antara lain disampaikan melalui akun media sosial X @FalconFeedsio pada pukul 20.27 WIB. Ransomware Brain Cipher menjelaskan mengapa ia tidak memerlukan uang tebusan. Ternyata, pasca penyerangan 20 Juni lalu, kelompok tersebut menuntut pembayaran sebesar $8 juta atau Rp 131 miliar dari pemerintah jika akses ke PDNS dibuka.

Kelompok hacker tersebut disebut-sebut telah merilis kunci dekripsi secara mandiri tanpa adanya intervensi atau bantuan khusus dari siapapun, termasuk pemerintah Indonesia. Mereka juga dipuji sebagai tim yang solid, dan tidak ada perbedaan pendapat dalam keputusan menaikkan harga – kecuali donasi.
pertama dan terakhir
Kelompok tersebut juga mengatakan bahwa apa yang baru saja mereka putuskan adalah yang pertama dan terakhir. Mulai sekarang, kelompok tersebut mengatakan mereka tidak akan melakukan hal tersebut. Bagian dari pengumuman terbarunya berbunyi: “Kami tidak meminta
Akar penyebab serangan PDNS adalah lemahnya perlindungan internet di server. Menurut kelompok tersebut, pusat data memerlukan investasi besar dan bisnis yang perlu dilindungi, namun hal ini tidak ditemukan di PDNS Indonesia. Kami hanya ingin membuka data dan mengenkripsi ribuan terabyte informasi (dalam PDNS).

Tampaknya itulah kuncinya
Pakar keamanan internet dan pakar enkripsi digital dari Akuncom, Alfons Tanujaya, menduga kunci dekripsi adalah kunci untuk mengakses kembali data PDNS 2. Mintalah orang yang bekerja di PDN untuk mendekripsi file yang dienkripsi dan beri tahu saya jika mereka bisa ,” kata Alphonse pada Rabu malam, 3 Juli 2024. Dekripsi.

Ancaman aktivis terhadap Kominfo
Pesan serupa dikirim oleh ransomware Brain Cipher di akhir postingan terakhir. Mereka menyatakan akan menunggu pihak lain (Kominfo) yang secara resmi mengonfirmasi bahwa kunci yang diberikan bisa digunakan dan datanya bisa dipulihkan.
Baru setelah mendapat konfirmasi tersebut, kelompok hacker tersebut memastikan akan segera menghapus data yang diperolehnya akibat pembobolan PDNS. Namun, jika pihak lain mengklaim telah memulihkan datanya sendiri atau dengan bantuan pihak ketiga, kami akan mengungkapkan semua datanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi atau informasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika mengenai pengumuman terbaru dan ancaman ransomware Brain Cipher. Namun ada kabar Kementerian akan menggelar konferensi pers pada Kamis pagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *